Seperti biasa, beberapa hari sekali saya ke ATM Mandiri untuk bertransaksi, menransfer uang untuk keperluan usaha kecil-kecilan yang saya geluti saat ini. Karena sudah beberapa transaksi yang saya lakukan di ATM sejak beberapa hari sebelum itu dan belum saya cetak ke buku tabungan, saya pun memilih menu cetak 5 mutasi terakhir nasabah.
Sial! Tanpa ada pemberitahuan sebelumnya di mesin ATM bahwa untuk poroses tersebut akan dikenai biaya, “transaksi” itu pun terjadi. Struk dikeluarkan dari mesin ATM dan saya terkejut dengan adanya cantuman tulisan “Biaya Transaksi 1,000″ pada lembaran tersebut. Pelit sekali bank ini, sampai-sampai untuk mencetak pun dikenakan biaya?!
Sebagai nasabah Bank Permata, saya sangat tertolong dengan menu pencetakan mutasi terakhir nasabah. Di ATM Permata, tidak ada biaya yang harus ditanggung konsumen untuk hal tersebut. Bank Permata tidak menyediakan lagi buku tabungan, seperti juga tidak menyediakan formulir penyetoran uang karena cukup dilakukan dengan kartu ATM.
Sebenarnya bank sangat terbantu dengan kemandirian konsumen untuk mencetak sendiri. Bandingkan dengan kejadian beberapa hari lalu, dimana ketika saya di Bank Tabungan Negara, customer service kerepotan karena nasabah ramai-ramai antri untuk mencetak buku tabungannya.
Setelah mempelajari peraturan-peraturan yang diterapkan oleh Bank Mandiri kepada konsumennya, dalam hal ini nasabah Tabungan Mandiri, ternyata ada beberapa transaksi yang bisa menguras tabungan nasabah:
Silakan bandingkan sendiri tarifnya dengan bank lain…
Tadi malam saya transfer antar bank mandiri lewat internet banking (dengan berita) juga dikenai biaya transaksi Rp. 1000,- … baru tau ternyata ada biayanya.. Gak kayak bank BCA transaksi nya gratis.
Oleh: Bos Ji on 6 Oktober 2008
at 6:38 am
ih mengerikan…pakai BCA aja, cetak gak pernah bayar karena memang tidak bisa cetak mutasi
Oleh: paula on 6 Oktober 2008
at 6:47 pm
kayaknya aku perlu pindah bank neh!
ga sanggup lg sebagai nasabah bank mandiri
kalau gini truzzzz.
Thanks ya buat infonya
Oleh: srigirsang on 13 Januari 2009
at 10:38 am